Sabtu, 24 April 2010

Best friends Forever

ini dia best friends gua . hehehe


Cerita ini sebenernya lebih tepat disebut semua curahan hati gua selama ini. Kisah ini berawal dari waktu gua lulus SMA. Setelah pengumuman kelulusan SMA anak SOS (sebutan kelas gua), sudah mulai mempersiapakan diri untuk memasuki kehidupan baru .caiille kaya kawinan aja. Hehe. Mereka mempersiapkan untuk memasuki perguruan tinggi yang mereka inginkan yang lokasinya berbeda-beda antara satu dengan yang lainnya, ada yang di Jakarta, Bandung, Surabaya , banyak banget deh. Tapi hal itu gak berlaku untuk gua karena sampai kelulusan belum ada satupun perguruan tinggi yang nerima gua. Di saat temen-temen gua sibuk packing buat berangkat untuk menggapai cita-citanya di sana, gua di sini masih berkutat dengan buku karena gua masih harus mempersiapkan SNMPTN. Gua sengaja nunggu Tes SNMPTN karena orang tua gua ga cukup banyak uang untuk gua ikut berbagai ujian mandiri. Sampai akhirnya gua lulus SNMPTN di PTN yang ada di daerah tempat gua tinggal, gua berpikir ini titik balik dari kekhawatiran gua selama ini, gua pikir ini yang bisa buat datengin harapan besar untuk cita-cita gua. Memang awalnya gua bersemangat untuk menjalani kuliah itu, gua rela bangun jam 3 untuk mempersiapkan segala sesuatunya untuk mempersiapkan diri untuk menghadapi yang namanya Ospek. Setelah beberapa bulan gua menjalani ini ternyata semua ini bertolak belakang dengan hati gua yang terdalam. Di sini gua gak nemuin namanya makna kuliah yang buat gua setiap hari uring-uringan kaya orang ga punya semangat . Mungkin salah satu sebabnya karena semua kawan terbaik gua pada pergi menuntut ilmu di perguruan tingginya masing-masing, gua sering ngerasa sendiri di sini, gua sering ga punya tempat gua sharing atas semua masalah gua, gua ngerasa udah banyak kehilangan pengalaman atau proses yang seharusya saat ini gua dapetin sebanyak-banyaknya untuk menunjang masa depan gua, untuk gua certain ke anak istri gue kelak. huehue Gua juga di sini gak bisa nemuin partner yang satu visi dengan gua , itu yang buat gua jenuh banget jalanin kuliah di tempat gua sekarang. Tapi gua beruntung banget karena kawan-kawan gua masih memberikan dukungan ke gua untuk dapetin apa yang gua harapin. Mereka bisa buat gua semangat lagi untuk mewujudkan cita-cita gua sesuai apa yang gua harapin jauh hari. Akhirnya gua bertekat mulai menyusun kembali masa depan gua dengan dukungan orang-orang terdekat gua, karena mereka juga prihatin melihat kondisi mental gua yang sekarang. Langkah awal yang gua lakuin yaitu gua bercita-cita untuk melanjutkan pendidikan gua ke Universitas Indonesia. Gua mulai melakukan berbagai persiapan untuk menghadapi seleksi masuknya. Walaupun susah untuk terus menjaga motivasi agar tetep kuat, tapi sekali lagi dukungan orang-orang terdeket gua yang bisa bangkitkan motivasi gua. Tes pertama dilaksanakan, dengan segenap persiapan dan doa gua hadapin soal itu, walaupun ternyata soal itu melenceng dari apa yang sudah gua persiapkan. Tapi gua harus tetep optimis, karena gua percaya jika Allah berkehendak semua pasti akan terjadi. Amin
Semoga gua bisa menyusun kembali cita-cita gua mulai dari awal yang menurut gua saat ini mengalami stagnasi.
Perkara besar akan tampak kecil dimata orang bercita-cita dan berjiwa besar.
SEMANGKA

2 komentar:

  1. mantap jid!
    lo pasti bisa!

    semua gunung bisa didaki dengan cara yang sama,
    yang berbeda hanya besar usaha yang lo kerahkan,
    gunung tertinggi pun bisa lo capai kalo usaha lo setimpal

    BalasHapus
  2. tuhan gak akan ninggalin lo jid...
    gak ada usaha yang sia-sia ketika usaha itu diiringi oleh doa yang tulus ikhlas...

    BalasHapus